Tampilkan postingan dengan label desain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label desain. Tampilkan semua postingan

15 Photoshop Tutorial Untuk Text Effect




Photoshop merupakan salah satu software pengolah grafis yang paling populer. Dari keperluan untuk mengolah foto dari kamera digital sampai dengan membuat desain profesional, semuanya bisa Anda lakukan dengan menggunakan Photoshop.

Untuk Anda yang sedang belajar atau pun sedang memperdalam tentang Photoshop, pada artikel ini kami memilihkan 15 tips dan tutorial yang berhubungan dengan text effect.
Simple, Sleek & Stylish Text Effect

Typographic Concept Poster

Old School Type – Line Gradients

Kaboom! Exploding Text

Fire with Glossy Reflection

Scanline Text Effect

Colorful Glowing Text Effect

Spectacular Flaming Meteor Effect

Advanced Glow Effects

Graffiti

3D Flowery Text Effect

Smooth Glass Type

Swirl Text

Dramatic Text on Fire Effect

Icey Styles


Baca Terusannya »»  

Membuat File PDF dengan PDF-Tools



PDF merupakan salah satu format dokumen yang cukup populer. Dengan format PDF Anda dapat membuat file yang berisi teks dan image, membuat link (baik internal maupun eksternal), serta dapat menambahkan bookmark pada dokumen tersebut.
Ada banyak program yang dapat digunakan untuk membuat file PDF, salah satunya adalah PDF Tools yang dapat didownload dari www.docu-track.com. Untuk membuat file PDF dengan menggunakan PDF Tools caranya adalah sebagai berikut:
  1. Jalankan program Office 2 PDF. Pilih tipe dokumen yang akan dibuat menjadi file PDF. Ada tiga tipe yang dapat Anda pilih, yaiu dokumen Word, Excel dan IE.
  2. Klik tombol Add (pada List Operations) dan masukkan file yang akan dibuat menjadi file PDF. Jika Anda ingin membuat banyak file PDF dari banyak file yang terletak pada satu folder, Anda dapat mengklik tombol Folder.

Beberapa option lain adalah :
  • Folder For result Files(s), folder yang digunakan untuk menyimpan file PDF.
  • Run Default Application For PDF Files After Printing, jika Anda memilih option ini (dengan memberi tanda check) maka setelah proses konversi file selesai maka file tersebut akan dibuka dengan aplikasi yang digunakan untuk membaca file PDF (salah satunya program Acrobat Reader).
  • Save Result to Same Folder, jika Anda memilih option ini maka file PDF akan disimpan pada folder yang sama dengan file sumbernya (file yang akan dikonversi).

Baca Terusannya »»  

Membuat gambar ASCII dengan ASCII Chart Generator



ASCII Art Generator merupakan text art generator. Dengan menggunakan software tersebut Anda dapat meng-convert image menjadi text style — baik full color atau hitam putih — dengan mudah dan cepat. Anda tinggal memilih image yang akan Anda convert (bisa image full color atau image hitam putih), tentukan format output yang Anda inginkan dan klik Conversion.

Homepage: http://www.ascii-art-generator.com/
Download: software/ascii_art_generator_setup.exe
Baca Terusannya »»  

Download Microsoft Office Professional Plus 2010 Beta




Microsoft barusan menyelesaikan Microsoft Office Professional Plus 2010 versi Beta, dan mereka mempersilakan publik untuk ikut mencoba.
Paket Microsoft Office Professional Plus 2010 ini terdiri dari:
  • Microsoft Word
  • Microsoft Excel
  • Microsoft Power Point
  • Microsoft Outlook
  • Microsoft OneNote
  • Microsoft Access
  • Microsoft Publisher
  • Microsoft InfoPath
  • Microsoft SharePoint Workspace
  • Microsoft Communicator

Jika Anda tertarik untuk mencoba, Anda bisa mendownload di: http://www.microsoft.com/office/2010/
Microsoft Word

Microsoft Excel

Untuk mendownload tidak ada syarat khusus, hanya diperlukan akun Windows Live. Jika belum punya Anda bisa membuatnya secara gratis. Ukuran file installer Microsoft Office Professional Plus 2010 Beta sekitar 700 MB.
Anda bisa menggunakan versi Beta ini sampai bulan October 2010. Jadi hampir satu tahun Anda bisa menggunakan software legal ini dengan gratis.
Baca Terusannya »»  

Gratis Ashampoo Photo Commander 7 Full Version




Dalam rangka promosi Anda bisa mendapatkan software pengolah foto Ashampoo Photo Commander 7 seharga $49.99 secara gratis.
Ashampoo Photo Commander 7 merupakan software yang dapat Anda gunakan untuk mengelola dan  mengolah image/foto secara mudah.  Anda dapat menambahkan beragam efek yang menarik,  menghilangkan red-eye effect, mengubah ukuran, cropping, dan lain-lain.

Selain itu Anda juga dapat membuat slide show yang dilengkapi dengan musik, web album dan kalender.
Untuk mendapatkan Ashampoo Photo Commander 7 full version secara gratis caranya sebagai berikut:
  1. Download softwarenya di sini.
  2. Buka salah satu dari beberapa halaman berikut ini:
    1. http://bit.ly/cgVgdh
    2. http://bit.ly/crU7IX
    3. http://bit.ly/9AaLmA
    4. http://bit.ly/bd8E75
  3. Masukkan data alamat email, kode pos (Zipcode) dan jenis printer Anda.
  4. Klik tombol send.
  5. Buka email yang Anda gunakan untuk melakukan registrasi. Cari email dengan judul “Registration (Step 1) … follow the link in this email to go on.” dan klik link konfirmasi yang terdapat di dalamnya.
  6. Anda akan masuk ke halaman profile Anda. Isikan data sesuai dengan yang diminta dan klik tombol Send.
  7. Anda akan menerima email yang berisi kode registrasi.
  8. Jalankan software Ashampoo Photo Commander 7.
  9. Klik menu Help – Buy/Register.
  10. Klik tombol Enter the code you received.
  11. Masukkan kode registrasi yang telah Anda terima.
  12. Selamat mencoba :)
Baca Terusannya »»  

Mengolah Foto Dengan Photoscape


Baca Terusannya »»  

Thomas Knoll, Inilah Orang yang Menciptakan Adobe Photoshop



Pencipta Photoshop - Nama aplikasi pengolah grafis yang paling fenomenal, Adobe Photoshop, mungkin sangat familiar bagi kita gan. Tapi siapakah yang tahu mengenai nama-nama di balik penciptaannya?

Bisa dibilang, hampir seluruh orang kreatif di dunia menggunakan Adobe Photoshop. Namun sayangnya banyak yang tidak mengenal sang founder, Thomas Knoll dan John Knoll. Wajar memang, mengingat sejak debut peluncurannya pada awal tahun 1990, baru saat inilah nama mereka muncul di beberapa buku-buku desain, buku-buku award, atau majalah tahunan desain grafis. Aplikasi yang diciptakannya (Adobe Photoshop, red) telah banyak merubah attitude dan proses kreasi desainer. Mulai dari penggunaan untuk manipulasi foto hingga aplikasi manipulasi film.

Korbankan study demi photoshop
Semua bermula pada tahun 1987 saat Thomas Knoll, seorang kandidat doktor di Universitas Michigan, Amerika Serikat (AS), membeli ‘Apple Mac Plus’ terbaru untuk mendukung pengerjaan thesisnya. Ia pun terkejut ketika komputer yang dibelinya itu tak mampu menampilkan gambar berwarna grayscale yang berkualitas pada monitor monokrom. Lalu dengan gaya seorang hacker, Thomas memberanikan diri membuat kode sendiri untuk memperbaiki kekurangan tersebut.

Dibantu adiknya, John Knoll, Thomas pun siap beraksi. Pengalaman dalam meraih Piala Oscar tahun 1989 (kategori efek visual terbaik dalam film ‘The Abyss’), serta partisipasinya dalam film ‘Star Wars’ dan ‘Star Trek’, meyakinkan Thomas untuk mampu merubah komputernya. Ia yakin bahwa software yang sedang dibuat itu mirip sekali dengan yang digunakan di ILM (Industrial Light & Magic), tempat John bekerja. Sejak itulah Thomas mulai serius mengembangkan software image pertamanya, yang kemudian lahir dengan nama “Display”.

Untuk lebih serius menggarap program tersebut, Thomas mengambil cuti studi 6 bulan dan mengajak John bekerjasama untuk menjual aplikasi ini secara lebih profesional. Dalam perkembangannya, mereka menjumpai berbagai tantangan berliku. Salah satu yang menyakitkan adalah ketika karya mereka dianggap tidak menjual. Namun, knoll bersaudara tak patah arang. Mereka bahkan berhasil mengembangkan suatu metode inovatif yang belakangan dikenal sebagai ‘plug-ins’. Tepatnya sebuah fitur untuk menyelaraskan ‘tones’, ‘hue & saturation’, serta beberapa kontrol keseimbangan gambar lainnya.

Lahirnya Debut Adobe Photoshop
Saat pengembangan “Display” menjadi semakin baik, hasilnya pun muncul dengan nama “ImagePro”. Baru pada tahun 1988, perusahaan scanner BarneyScan tertarik untuk membelinya sebagai software bawaan scanner. Nah, saat itulah nama Photoshop lahir. Tapi sayang, Photoshop muda ini hanya dibuat 200 copy saja sehingga belum dikenal masyarakat luas. Tak ingin berpuas hati, mereka lalu mencoba mencari peruntungan di kawasan industri terkenal, ‘Silicon Valley’.

Selangkah demi selangkah, keberuntungan pun mulai berpihak. Mereka berhasil mendemonstrasikan keunggulan program Photoshop kepada Apple Computer Inc dan Adobe. Alhasil, pihak Adobe kepincut dan langsung membeli lisensi program itu. Kemudian pihak Adobe sepakat untuk merilis Adobe Photoshop 1.0 pada bulan Februari 1990. Program itu berkapasitas sama dengan sekeping floppy disk (1,4 Mb) yang hanya bisa dioperasikan untuk komputer ber-platform Macintosh.

Merambah ke Windows
Setelah itu Adobe Photoshop mulai mencatat sejarah hingga menjadi salah satu masterpiece di dunia teknologi informasi. Next, Adobe Photoshop 2.0 dirilis pada Juni 1991 yang lagi-lagi hanya bisa dioperasikan di bawah platform Macintosh. Seiring dengan perkembangannya, Windows dinilai mulai mendominasi pasar komputer. Maka pada tahun 1992 diluncurkanlah Adobe Photoshop Versi 2.5, yang pertama kalinya bisa dioperasikan ke Windows.

Pada November 1993, kembali diluncurkan versi 2.5.1 namun kali ini Windows tidak diikutsertakan. Baru pada Versi 3.0 di tahun 1994 diluncurkan kembali untuk Macintosh & Windows. Begitu pula dengan versi 4.0 (1996), versi 4.0.1 (1997), versi 5.0 (1998), versi 5.0.1 (1999), versi 5.5 (1999), versi 6.0 (2000), versi 6.0.1 (2001), versi 7 (2002), versi 7.0.1 (2002). versi 8.0/CS (2003), kemudian disusul dengan CS 2 (2005), CS 3 (2007), CS 4 (2008), dan yang terbaru adalah CS5 (2010).

Saat ini Thomas dan John Knoll bekerja di Adobe. Kalau diperhatikan, nama mereka selalu terpampang saat kita membuka aplikasi software Adobe Photoshop. Sambil terus mengembangkan Photoshop, John masih disibukan dengan profesinya sebagai Visual Effect Supervisor di ILM. Beberapa film science fiction terkenal yang pernah ditangani John antara lain

2009 Avatar
2009 Harry Potter and the Half-Blood Prince
2009 Confessions of a Shopaholic
2008 Speed Racer
2007 Pirates of the Caribbean: At World's End
2006 Pirates of the Caribbean: Dead Man's Chest
2005 Star Wars Episode III: Revenge of the Sith
2003 Pirates of the Caribbean: The Curse of the Black Pearl
2002 Star Wars Episode II: Attack of the Clones
2000 Mission to Mars
1999 Deep Blue Sea
1999 Star Wars Episode I: The Phantom Menace
1996 Star Trek: First Contact
1996 Mission: Impossible
1994 Star Trek Generations
1994 Baby's Day Out
1991 Hudson Hawk
1991 Hook
1990 The Hunt for Red October
1989 The Abyss
1988 Willow
1987 Innerspace
1987 Empire of the Sun
1987 Star Trek: The Next Generation
1986 Star Trek IV: The Voyage Home
1986 Captain EO

semoga bermanfaat......
Baca Terusannya »»  

Tutorial Photoshop: Membuat foto di dalam Text




Buka file gambar, gambar apa aja deh.. kalo saya pake gambar tembok seperti dibawah.
tembok1.jpg
Klik Text tool di toolbox
 tembok-21.jpg


Tulis kata-kata terserah kamu aja. Saya tulis kata TEMBOK.
tembok-31.jpg

Klik layer background terus tekan ctrl + J. Maka muncul duplikat background.
tembok-51.jpg
Setelah itu klik layer background yang aseli lalu tekan ctrl + backspace untuk menetralkan gambar suatu layer (dalam hal ini layer background) menjadi background color. catatan: kalo untuk mereset suatu layer ke foreground color tekan alt+backspace.
tembok-61.jpg

hasilnya si background jadi putih.
kita teruskan… Tukar posisi background color copy ke paling atas dengan cara men-drag.
tembok-71.jpg
Terus.. aktifkan layer background copy, Tekan Ctrl+ Alt+ G ( untuk Clipping mask) . Hasilnya :
tembok-81.jpg
Aktifkan layer “TEMBOK” lalu klik 2x untuk menampilkan blending Option.
Contreng Drop shadow dan bevel and embos. Itu untuk memberikan efek 3D.
tembok-101.jpg
Kamu bisa coba otak atik di tool blending Option ini..
Selesai deh.. hasilnya musti kayak gini yaa
tembok-111.jpg
Ada pertanyaan .?? di form komentar aja yaa.. Insya Alloh di jawab.

Baca Terusannya »»  

Menganalisa Gambar dengan Histogram di Photoshop



Hasil potret memotret banyak dipengaruhi oleh cahaya. nah.. gimana menganalisa hasil foto kita, apakah tergolong foto yang baik atau enggak..
Buka Adobe photoshop nya …
Klik windows > Histogram
Terus buka foto yang mau kamu analisa : saya pake contoh foto keyboard yang saya shoot pake camera digital SVP 7 MP :
14.jpg
Ini tergolong foto yang baik karena di layar histogram, semua bagian nya terisi….
contoh kedua :
Saya shoot telephon dengan camera yang sama dari jarak dekat pake Blitz :
22.jpg
Ini tergolong foto kurang baik karena terlalu terang.. Histogram menunjukan hanya bagian kanan yang penuh..
Contoh ketiga :
Foto anak saya lagi pentas di TMII , pake camera yang sama. saya shoot pada jarak sekitar 3 meter.
33.jpg

Ini tergolong kurang baik fotonya karena terlalu gelap.. Histogram menunjukan hanya bagian kiri aja yang penuh..
Sekarang kamu bisa analisa sendiri kan foto yang kamu buat baik itu pake HP atau Camera Digital, apakah foto nya baik apa kurang baik…
selamat mencoba.. mudah-mudahan bermanfaat.

Baca Terusannya »»  

Tool-tool lain yang penting di Adobe Photoshop




Masih ada beberapa tool yang mungkin berguna  
1. FILL
Edit > fill
Berfungsi untuk memberi warna di dalam area seleksi atau warna keseluruhan kalau tidak ada seleksi. Warna bisa diatur didalam windows option nya.

2. STROKE
Edit > stroke
Berfungsi untuk mewarnai garis di area seleksi. Ketebalan dan warna bisa diatur di dalam window option nya.

3. TRANSFORM
Edit > Transform
Tool ini untuk mentransformasi gambar di dalam layer tertentu.
Scale : untuk merubah besar kecilnya suatu gambar
Rotate : untuk memutar gambar
Skew, distorsi, perspektif, warp : untuk merubah bentuk gambar sesuai keinginan kita.
Rotate 180 : untuk memutar gambar sebesar 180 derajat.
Rotate 90 CW : untuk memutar gambar sebesar 90 derajat searah jarum jam
Rotate 90 CCW : untuk memutar gambar sebesar 90 derajat berlawanan arah jarum jam.
Flip horizontal : untuk memirror gambar kearah Horizontal
Flip Vertikal : untuk memirror gambar kearah Vertikal.

4. MODE
Image > Mode
Untuk merubah system pewarnaan, diantaranya :
- RGB : Red, Green, Blue
- CMYK : Cyan Magenta Yellow Black
- Grayscale : untuk warna Hitam Putih.

5. ADJUSTMENT
Image > adjustment
Untuk menentukan terang gelapnya gambar ( Brightness/Contrast. Dan bisa pula untuk menentukan warna ( Hue/Saturation )

6. IMAGE SIZE
Image > image size
Untuk merubah besar kecilnya suatu gambar. Bedanya dengan di tool transform adalah seluruh image berubah nilai besar kecilnya.

7. CANVAS SIZE
Image > canvas size
Untuk merubah besar kecilnya background. Dan ini akan membuat gambar di layer menjadi terpotong.

8. ROTATE CANVAS
Image > Rotate Canvas
Untuk memutar background beserta gambar yang ada didalam area gambar.

9. INVERSE
Select > inverse
Untuk menyeleksi yang bukan area seleksi sebelumnya. Tool ini berfungsi hanya jika ada image atau layer yang terseleksi.

10. FEATHER
Select > feather
Untuk memperhalus atau membuat blur suatu gambar yang sudah terseleksi. Ini biasanya digunakan pada saat pemisahan suatu objek gambar dengan background nya.

11. EFFECT
Tool untuk membuat effect ini ada semua di dalam toolbar filter.

12. RULER
View > ruler
Untuk menampilkan ukuran di area gambar. Ukuran bisa disetting dengan cara klik kanan di ruler area gambar maka akan muncul satuan ukuran yang akan digunakan. Seperti pixel, cm , inches, dll.
Kalau kita drag ruler ke dalam area gambar maka akan muncul suatu garis bantu berwarna biru terang. Dan garis bantu ini tidak akan tercetak kalau kita print.

13. SNAP
View > snap
Untuk menempatkan gambar dengan pas sesuai dengan keinginan kita. Kalau kita drag suatu objek gambar dan kita sudah mengaktifkan tool snap ini maka kita tidak perlu susah-susah untuk menempatkan gambar.
Kita bisa menempatkan gambar pas ditengah, di pinggir atau pada garis bantu.
14. MENAMPILAKAN TOOL
Untuk menampilan tool kita cukup dengan mengklik toolbar windows maka akan muncul tool yang akan kita pakai.
Seperti layer, color, history, brush dll.

Baca Terusannya »»  

Recent Post

 
The Diary of Science © 2011 | Design Template by science generation | Template Blogger Name | science generation | science Transparent 2.0